You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Wanacipta
Desa Wanacipta

Kec. Sigaluh, Kab. Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah

Desa Wanacipta, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, Kode Pos 53481, Email : pemdeswanacipta@gmail.com

Demo Masak Bareng KKN 57: Warga Wanacipta Kenalan dengan Kampel dan Serbet

Nurul Safitri 30 Juli 2025 Dibaca 128 Kali
Demo Masak Bareng KKN 57: Warga Wanacipta Kenalan dengan Kampel dan Serbet

Wanacipta, 30 Juli 2025 – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat di Balai Desa Wanacipta pada pukul 14.00–16.00 WIB, saat mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 57 UIN Saizu Purwokerto menggelar demo masak bersama warga.

Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan dari kelompok KKN 57 yang bertujuan untuk mempererat hubungan antarwarga sekaligus memperkenalkan makanan dan minuman tradisional dari luar daerah Wanacipta.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Wanacipta beserta perangkat desa, warga sekitar, serta seluruh mahasiswa KKN kelompok 57. Demo masak kali ini menampilkan dua kuliner khas: makanan Kampel yang berasal dari Cilongok, serta minuman herbal tradisional bernama Serbet.

Menurut Akhsan (21), Ketua KKN 57, "demo masak ini bukan sekadar kegiatan memasak biasa, tetapi juga upaya memperkenalkan alternatif kuliner yang sehat dan mudah diterapkan oleh warga desa" ujarnya (30/07).

"Program Kerja Demo Masak ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kebersamaan warga Desa Wanacipta dan tentunya memperkenalkan makanan dan minuman berkhasiat khas luar daerah Wanacipta. Tadi kita memperkenalkan masakan khas Cilongok yaitu Kampel yang dibuat dari ketupat, dage, tempe, dan sambal. Selain itu, kita juga memperkenalkan minuman herbal Serbet yang terbuat dari asam jawa, gula jawa, dan sereh," jelas Akhsan.

Salah satu warga yang turut hadir, Ida (44),  memberikan testimoni terkait minuman Serbet yang baru pertama kali ia cicipi.

“Kalau ini diminum pagi-pagi enak, tenggorokan langsung lega. Lebih enak lagi kalau ditambah jahe,” ujarnya sambil tersenyum.

Warga lainnya, Mugiarti (55), juga mengungkapkan antusiasmenya terhadap demo masak ini. “Gampang, mudah, praktis, dan nggak ribet. Bahannya gampang dicari di warung. Cocok untuk warga desa seperti kita. Ini sesuatu yang baru, mudah, dan bermanfaat,” ungkapnya.

“Harapannya, makanan dan minuman yang kita kenalkan bisa menjadi alternatif konsumtif bagi masyarakat Desa Wanacipta,” ungkap harapan akhsan untuk kegiatan hari ini.

Acara ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat desa dalam mengangkat potensi kuliner tradisional yang sehat dan mudah dibuat.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image